oleh Ratna Ariyanti & Irsad Sati
Rabu 02 September 2009 - 22:54:17
Al-Arba'a, 12 Ramadan 1430 H
JAKARTA (bisnis.com): Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku memahami dan mengetahui pemberian dana talangan kepada Bank Century adalah untuk mengamankan kondisi perekonomian nasional pada saat itu.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa seusai mendampingi Presiden Yudhoyono pada acara pengucapan sumpah Konsil Kedokteran Indonesia di Istana Negara, siang tadi.
Hatta menambahkan Presiden Yudhoyono telah mendapatkan laporan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada dua hari yang lalu.
“Presiden memahami, mengetahui persoalan ini dan ingat konteks Bank Century itu adalah dalam rangka menyelamatkan kondisi pada waktu itu. Tidak bisa disamakan dengan kondisi pada saat ini,” lanjut Hatta.
Kepala Negara, ujar Hatta, juga telah menerima laporan dari Menteri Keuangan saat Presiden menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi G-20 di Washington, Amerika Serikat, pada November tahun lalu.
Pada saat itu, Presiden meminta kepada Sri Mulyani agar mengamankan perekonomian nasional.
“Jadi mengamankan perekonomian nasional kita dan mencegah kemungkinan-kemungkinan yang terjadi. Saya kira sangat normatif dan memerintahkan untuk dilakukan pengamanan,” katanya.
Agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru, ujar Hatta, Presiden meminta kepada Menteri Keuangan dan pejabat Bank Indonesia untuk memberikan penjelasan.
“Karena soal-soal seperti itu bukan domainnya Presiden kan. Karena itu KSSK� [Komite Stabilitas Sistem Keuangan] dan BI-lah yang mengontrol, mengawasi, perbankan. Jadi Presiden tidak ingin campur,” kata Hatta.
Hatta menolak memberikan komentar lebih lanjut ketika disodori pertanyaan apakah Boediono, Gubernur Bank Indonesia pada saat itu, juga harus memberikan penjelasan.
“Ya tentu sekarang kan BI ada pejabatnya, ya berikanlah penjelasan,” tuturnya. (ln)
Sumber: Bisnis Indonesia Online I Rabu, 02/09/2009 18:38 WIB